pada
seorang yang membuatku semakin mencintaiMu
Semakin
tunduk pada ajaran agama ku
Semakin
berbakti pada ayah-ibu ku
Seorang
yang membuatku bahkan tak mampu berkata ‘ah’ pada ibuku
Membuatku
tak sanggup memasang muka masam ketika orang tua bilang tidak
Ia
yang marah bukan karena aku lupa mengabari
Tapi
marah karena aku melama-lamakan waktu salat ku
Ia
yang cemburu bukan karena aku berkomunikasi dengan lelaki lain
Tapi
cemburu karena aku begitu mesra dengan Tuhanku
Kemudian
ia ingin untuk lebih mesra
Jatuh
cintakan aku pada ia yang bersama ku saling mengingatkan, berlomba, menegur,
untuk kian dicintai oleh Mu, Tuhan
Ia
yang menuntut ku untuk bercerita lebih lama dengan Tuhanku
Bukan
bertelepon sampai larut malam dengannya
Ia
yang menyadarkanku bahwa panggilan untuk salat adalah adzan
Bukan
pertanyaan ‘udah salat belum’ darinya
Siapapun
dia
Yang
aku ingin adalah ia bukan hanya membuatku jatuh cinta
Tapi
juga membuatku semakin cinta pada Tuhanku
Maka
ia akan membuatku jatuh cinta berkali-kali padanya
Sesungguhnya
cinta yang membuatku hanya mengingat ia, adalah cinta karena nafsu
Sementara
cinta yang membuat kami semakin cinta pada Mu, Tuhan adalah sebenar-benarnya ‘Aku
mencintaimu karena Allah SWT’
Puasa
ke 13, 2016. 14:05. Setelah salat Zuhur. Ketika aku melihat orang yang
berpacaran lebih menomorsatukan pacar daripada orang tua sendiri..
0 komentar:
Posting Komentar