Setelah Ini


Wajah mentari terlihat malu-malu
Bukan jingga, oranye atau bagaimanapun biasanya
Aku hirup dalam aroma tubuhmu
Tatap ku kabur
Pandang ku seperti di halangi kabut
Kali ini, sadarku terhentak
Aku tak lagi berani menentang waktu
Setelah ini, kerangka pelangi hanya akan sebuah garis putus-putus
Setelah ini, mungkin mulutku akan kaku saat menyebut namamu
Indra penglihatan ku mungkin tak sesigap dulu
Yang mampu menandai mu bahkan jika itu ujung rambutmu
Setelah detik ini berhenti, kau dan aku mutlak tak akan menjadi kita
Aku serap tiap derajat celcius hangat tubuhmu
Terima kasih untuk semuanya
Dan terima kasih telah menamparkan kenyataan
Lamun ku berserakan, melayang dan hilang terbawa angin
Pinta ku, tiap berpapasan, tersenyumlah
Akan ku kumpulkan inci demi inci senyummu
Jangan cari aku
Seperti aku yang akan berusaha sekuat hati tak mengingatmu
Sampai jumpa, Tuan Misterius…

*Untuk kamu yang bahkan tak tahu aku sering menulis tentang dan untukmu*



SHARE

Aufkla Stories

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image

0 komentar:

Posting Komentar